KUALA LUMPUR – Kedekatan identitas serumpun Melayu-Nusantara antara Indonesia dan Malaysia telah lama menjadi perhatian Pengurus Pusat KAMMI. Kali ini melalui Bidang Hubungan Luar Negeri PP KAMMI ingin memperkuat hubungan tersebut dengan deklarasi pembentukan cabang luar negeri KAMMI di Malaysia pada Jumat malam (24/11/2017) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PP KAMMI, Adhe Nuansa Wibisono, menyatakan KAMMI ingin memperkuat hubungan baik dengan segenap elemen kepemudaan Malaysia dengan dibentuknya cabang baru ini.

“KAMMI telah memiliki hubungan baik dengan IKRAM Siswa Malaysia, Angkatan Muda Malaysia dan GAMIS Malaysia. Dengan dibentuknya KAMMI Malaysia, saya berharap hubungan tersebut dapat ditingkatkan menjadi kerjasama yang konkret”, kata Wibisono.

Wibisono juga menjelaskan bahwa deklarasi KAMMI Malaysia ini adalah untuk memperkuat konsolidasi kepemudaan di ASEAN.

“Sebelumnya KAMMI telah bersinergi dengan elemen kepemudaan Malaysia dalam forum pemuda kawasan, ASEAN Young Leaders Forum yang melibatkan tujuh negara di ASEAN. KAMMI Malaysia akan jadi backbone dalam konsolidasi tersebut”, tegasnya.

Sementara itu Kukuh Wahyudin Pratama, perwakilan Pengurus Pusat KAMMI yang didaulat menjadi Ketua KAMMI Malaysia, menyatakan posisi strategis Malaysia dalam isu kepemudaan dan pendidikan.

“Data PPI Dunia menyebutkan terdapat sekitar 7.925 orang pelajar dan mahasiswa Indonesia di Malaysia. Selain Jepang dan Korea Selatan, Malaysia menjadi tempat favorit bagi WNI untuk mengadu nasib atau melanjutkan pendidikan. Menkumham baru-baru ini juga menyatakan terdapat 2,7 juta orang WNI di Malaysia”, kata kandidat Master of Sport Science – University of Malaya tersebut.

“Pendidikan di Malaysia telah menembus peringkat top dunia bersama Australia, Selandia Baru dan India. Saat ini Malaysia telah menjadi tujuan utama pelajar seluruh dunia terutama ke kampus favorit seperti International Islamic University of Malaysia dan University of Malaya”, ujar alumnus Universitas Negeri Yogyakarta tersebut.

Dalam lingkup pelayanan sosial, KAMMI Malaysia akan bersinergi dengan Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Indonesia (FORKOMMI), sebuah forum komunitas yang memfasilitasi kegiatan sosial masyarakat Indonesia di Malaysia.

“Jumlah masyarakat Indonesia yang begitu besar di Malaysia, baik mahasiswa ataupun tenaga kerja memerlukan sarana sosial untuk bersilaturahim. Melihat potensi ini KAMMI Malaysia akan bersinergi dengan FORKOMMI dalam pelayanan sosial kepada komunitas Indonesia di Malaysia”, pungkasnya

 

 

Pin It on Pinterest