Semarang – KAMMI JATENG berbagi informasi saat mudik lebaran agar tidak boros listrik karna listrik Sejak 1 Januari 2017 tarif dasar istrik (TDL) naik untuk pelanggan 900 Volt Amper (VA). Kenaikan tersebut menuai kontroversi karena banyak masyarakat yang belum mendapatkan sosialisasi dari pemerintah. Ada 4 cara mudah mencegah boros listrik

1.Menggunakan pompa air tanpa tandon

Bagi warga kota besar seperti Jawa Tengah , suplai air bersih yang stabil mustahil diperoleh tanpa memiliki pompa air. Karena sumber air yang terbatas dan pengguna yang banyak. Tapi, pompa air seringkali menjadi masalah karena alat ini membutuhkan daya listrik yang besar. Pada pompa air, tarikan awal akan memakai daya 2 kali lipat dari daya yang tertera pada spek pompa. Contohnya, jika Anda menggunakan pompa berdaya 100 watt, pada saat start akan menyedot daya hingga 200 watt. Listrik akan makin terkuras apabila Anda punya kebiasaan menggunakan keran seperti membuka keran kecil dan di rumah punya banyak penghuni. Agar konsumsi listrik semakin hemat, disarankan untuk menggunakan tandon penyimpan air. Cara kerjanya sederhana, pompa akan mengisi air di tandon ketika sensor apung tergantung alias air sedikit. Selain hemat listrik, keuntungan menggunakan tandon adalah memperpanjang masa pakai pompa karena tidak sering hidup dan mati.

2.Tidak mencabut charger hp

Menurut penelitian PLN, charger hp yang tidak dicabut dari colokan setelah selesai digunakan tetap mengkonsumsi daya sebesar 1 watt setiap harinya. Kebiasaan ini merupakan pemborosan listrik yang jadi kebiasaan banyak orang.

3.Menyalakan dan mematikan pendingin ruangan

Kebiasaan buruk ini juga penyumbang pemborosan konsumsi listrik. Mungkin maksud sebagian orang yang sering melakukannya adalah untuk berhemat. Padahal, konsumsi listrik paling tinggi justru terjadi saat mesin dinyalakan pertama kali dan lama kelamaan, konsumsi listriknya makin mengecil seiring dinginnya ruangan.

4. Matikan Rice Cooker Setelah Dipakai

Kebiasaan menghangatkan nasi dalam rice cooker memang memudahkan orang. Namun, kebiasaan ini juga membuat konsumsi listrik boros. Sebenarnya, kebiasaan seperti ini bisa diperbaiki dengan memasak nasi tidak berlebihan. Setiap kali menanak, cukupkan takaran untuk sekali makan dan jangan simpan makanan untuk dihangatkan. Dijamin, konsumsi listrik rice cooker akan berkurang drastis.

Amin sebagai ketua umum kammi jateng  menambahkan  perlu strategi dalam menghadapi lebaran agar bisa efktif dan lebih baik. Mudik itu sendiri salah satu kebutuhan prioritas. Oleh sebab itu, kebutuhan ini harus dicocokkan dengan pengeluaran dan pendapatan yang telah diterima (THR). Keinginan dan kebutuhan harus bisa dipisahkan, mengingat ketika di kampung halaman nanti banyak saudara jadi akan tergiur untuk melakukan wisata atau makan bareng di luar.  Hal kecil tersebut harus diawasi jika sudah tiba di kampung halaman nanti. Dari perencanaan ke pencatatan, lanjut ke perhitungan, kemudian tindakan sehingga berbuah reminders, ini langkah yang membantu dalam menggunakan THR saat mudik nanti.

KAMMI JATENG MENGUCAPKAN SELAMAT IDUL  FITRI 2017

MINAL AIDIN WAL FAIZIN  ( mohon maaf lahir dan batin )

 

Pin It on Pinterest