Pengurus Pusat (PP) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar Pelatihan Jurnalistik dengan tema ‘Pembuatan Rilis Efektif dan Framing Media’. Pelatihan jurnalistik ini diharapkan dapat meningkatkan keahlian kader di bidang jurnalistik.

Ketua Bidang Kebijakan Publik Pengurus Pusat KAMMI Riko Putra Tanjung mengatakan, jurnalistik adalah keahlian yang wajib dipunyai oleh kader KAMMI. Setidaknya, menurut Riko, keahlian jurnalistik yang harus dikuasai adalah pembuatan rilis berita terkait sikap dan agenda organisasi.

“Pembuatan rilis yang efektif belum banyak dikuasai oleh kader-kader KAMMI. Dengan pelatihan ini sangat diharapkan kader KAMMI dari tingkat komisariat, daerah, dan wilayah bisa menulis rilis”, kata Riko di Jakarta, Ahad (15/1).

Narasumber yang juga wartawan Harian Republika, Muhammad Fakhrudin mengatakan sebenarnya menulis rilis adalah perkara yang gampang. Tetapi, masih banyak organisasi atau instansi yang menyepelekan masalah ini. “Dalam menulis kita harus mengacu kepada kaidah jurnalistik. Hal yang mendasar dari sebuah rilis adalah unsur 5W + 1H,” ujar Fakhrudin.

Fakhruddin menambahkan, rilis yang tidak dimuat di media biasanya karena cara penulisannya yang salah dan tidak memenuhi unsur-unsur 5W+1H.

Salah satu peserta pelatihan jurnalistik Asrul Manopo berkomentar, ilmu jurnalistik memang masih jarang dimiliki oleh kader KAMMI. “Seharusnya keahlian menulis rilis perlu dimiliki setiap kader KAMMI,” kata kader KAMMI Komisariat Mabda itu.

Penulis: Hiru Muhammad

Dikutip dari:
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/17/01/15/ojtenp380-pengurus-pusat-kammi-gelar-pelatihan-jurnalistik

Pin It on Pinterest